Tanpa terasa usaha kecilku sudah kujalani dalam 1 tahun ini. Penuh suka duka. Perjalanan dengan KRL yang berdesakkan dengan beban berat berupa kaos, membuatku sadar, sesungguhnya mencari rezeki yang berkah dan halal bukan hal yang mudah. Banyak cobaan yang kuterima dalam menjalani usaha ini. Aku masih ingat betul. Betapa sulitnya mencari penjahit yang rapi, mencari kaos dan kain flanel/ perca yang berkwalitas. Aku harus berputar-putar Mangga Dua, Tanah Abang dan juga Jatinegara.
Tanpa kusadari... dari usaha ini aku mengenal banyak orang dengan beragam karakter. Ada yang sangat penyabar dan pengertian seperti : Ibu Agnes di Jayapura, Mbak Devi di Laampung( miss U...) , Mbak cantik Wine Rengganis, Ibu Baik hati Iis Triana, Ibu Endah di Depok 2, dan entah ibu-ibu yang lain, yang memberiku suport. Memberi pujian. Rasanya tak ternilai.
Tapi ada juga caci maki, yang semua kulakukan sepertinya salah terus. Ada yang keberatan kalau harus transfer dana duluan. Ada yang menuduhku mempermainkan harga. Bahkan yang teramat menyakitkan hati mereka mencapku Pembohong! Tidak profesional! Padahal aku merasa tidak bermaksud membodohi siapapun. Krn kaos ini handmade, pastilah butuh waktu pengerjaan. Dan itu sulit dipahami. Ketika mereka transfer uang, hari juga aku harus kirim kaos. Hallooooo aku kan bukan penyihir yang bisa bikin kaos handmade dalam sekejap.
Seperti cerita Prambanan atau Tangkuban Perahu saja^-^.
Whatever terimakasih buat semua yang mendukungku. Tks buat my beloved husband, anak- anak ku yang hebat. Para tetangga yang membantukku. Tengkiu!!!
Selasa, 29 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



1 komentar:
Kesabaran membuahkan hasil ya, Teh..
Sukses terus usahanya yah..dan semoga kreativitasnya semakin bertambah banyak dan disukai banyak kalangan..
Posting Komentar